Sukses

Cerita Kader Muhammadiyah Sambut Kedatangan Puan Maharani

Liputan6.com, Jakarta Kader Aisyiyah organisasi Islam terbesar Muhammadiyah menyambut hangat kedatangah Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 yang berlangsung di Solo. 

Salah satu tokoh muda perempuan Muhammadiyah, Ulfah Mawardi mengaku Puan Maharani tidak asing bagi keluarga besar Muhammadiyah.

Kakakek dan neneknya Bung Karno dan Fatmawati diketahui merupakan kader Muhammadiyah. Oleh karena itu, kehadiran Puan di Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah serasa pulang ke rumah sendiri.

"Terutama dari teman-teman Aisyiyah yang dalam pergerakan dan perjuangannya mendapatkan spirit perjuangan Bu Fat, tokoh perempuan Kemerdekaan Indonesia yang juga kader Muhammadiyah. Bu Puan adalah Fatmawati masa kini yang merepresentasikan perjuangan kaum perempuan," kata Ulfah di area muktamar.

Ulfah menceritakan, dalam forum pembukaan Mumtamar, sambutan meriah terlihat saat Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PP Nuhammadiyah Haedar Nashir menyebut nama Puan sebagai salah satu undangan yang hadir.

"Warga Muhammadiyah yang menonton acara Muktamar di layar lebar depan stadion Manahan bertepuk tangan ketika nama Bu Puan disebutkan oleh Presiden dan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir," ujar Ulfah.

Saksikan video pilihan berikut ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Respon Puan

Sementara itu, Puan maharani menyampaikan, pada Muktamar tersebut menjadi momentum sangat tepat untuk terus membaurkan apa yang telah diwariskan oleh KH Ahmad Dahlan. 

Semangat Ahmad Dahlan juga berkaitan erat dengan konsep Islam is Progress sebagaimana dipopulerkan Bung Karno.

"Upaya mengaplikasikan nilai-nilai perjuangan dengan tujuan mencerahkan semesta yang digelorakan oleh Muhammadiyah juga satu tarikan nafas dengan konsep Pembangunan Semesta Berencana yang digagas Bung Karno," ungkap Puan.

Kini, di tengah Indonesia sedang berupaya bangkit dan maju paska menghadapi situasi Pandemi Covid-19. Semua komponen bangsa, khususnya Muhammadiyah, kehadiran dan peran aktifnya sangat dibutuhkan dalam rangka bersama-sama, memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.