Sukses

Kontes Putri Jawa Suriname di Amerika Selatan Bikin Heboh Warganet Indonesia

Liputan6.com, Suriname - Kontes kecantikan di Suriname sebuah negara di Amerika Selatan mendadak viral dikalangan warganet Indonesia. Negara yang berjarak 18.864 kilimeter dari Indonesia itu menggelar kontes Putri Jawa Suriname 2022 yang diperuntukkan bagi wanita Jawa.

Kontes kecantikan khusus ini ternyata baru pertama kali diadakan di Suriname seperti yang dilansir dari lama Fecebook resmi milik Putri Jawa Suriname 2022. Kontes ini tentunya tidak kalah menarik dengan Putri Suriname, karena beberapa pemenang kontes ini ternyata keturunan Jawa.

"Dengan bangga menampilkan 15 kontestan Putri Jawa Suriname 2022," tulis dalam poster yang diunggah di akaun Facebook Putri Jawa Suriname 2022.

Unggahan itu menjadi viral karena banyak yang terkejut dengan nama-nama dari para kontestan dikarenakan nama belakang mereka terdengar familiar di Indonesia. Para peserta kontes ini menggunakan nama belakang yang khas, seperti Ngadino, Katidjo, dan Wirokarso.

Menariknya, untuk mengikuti kontes ini, hanya ada syarat terkait usia, sekitar 17 sampai 25 tahun. Untuk aturan warna rambut ditiadakan dan setiap peserta bebas menggunakan warna rambut asli atau tidak, juga tidak ada aturan fisik lainnya yang mengatur.

Direktur Sana Budaya penyelenggara kontes, Sharon Pawiroredjo mengatakan Himpunan Pengingat Imigrasi Jawa (VHJI) akan menampilkan para wanita muda dalam babak pencarian bakat. Kontes ini baru kembali terselenggara setelah 20 tahun dan akan berlangsung pada 30 Juli 2022.

"Kontestan yang berusia antara 17 dan 25 tahun sekarang sedang menjalani masa pelatihan di berbagai sektor," kata Sharon dilansir dari laporan media lokal, Key News, Rabu (13/7/2022).

Sharon menambahkan, para peserta juga dibekali banyak informasi tentang budaya Jawa dan pelatihan motivasi selain teknik berjalan di catwalk, kecantikan, dan perawatan. Dengan cara ini, partisipasi dalam kontes kecantikan dapat diperkaya berbagai bidang.

"Asosiasi juga menyelenggarakan kegiatan diskusi dan presentasi tentang hal-hal umum untuk para kontestan. Kami berharap dapat berkontribusi pada pengembangan nilai, norma, dan sikap kaum muda terhadap kehidupan," tutup Sharon.

Secara historis, saat Belanda menjajah negeri kita mereka mengirimkan ribuan orang keturunan Jawa dari Indonesia ke Suriname. Orang Indonesia yang dikirim itu kebanyakan dari Jawa Tengah, ada juga dari Jawa Timur dan Jawa Barat.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut:

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS