Sukses

Berwisata ke Gresik, Jangan Lupa Icip Kuliner Legendaris Berikut

Liputan6.com, Gresik - Kabupaten Gresik, Jawa Timur tak hanya menyimpan keindahan alam yang menawan, atau pun segudang kekayaan wisata religi dan wisata sejarah.

Namun juga wisata kuliner, ragam kuliner lezat dan legendaris menambah khazanah ketika berwisata ke Kota Santri ini.

Apa saja kuliner Gresik yang harus Anda coba ke Gresik? ini rekomendasi yang sudah Liputan6.com rangkum dari https://disparbud.gresikkab.go.id/ untuk anda untuk Anda.

2 dari 6 halaman

Legen

Legen merupakan minuman yang disadap dari ujung pohon siwalan, rasanya manis dan segar, apalagi kalau disajikan dalam keadaan dingin. Pohon siwalan merupakan tanaman sejenis kelapa yang hanya bisa dijumpai di daerah Gresik dan Tuban.

Buah siwalan dapat dimakan , bentuk awalnya (waktu dipetik dari pohon) berbentuk bulat dan berwarna seperti buah manggis tetapi relatif lebih besar.

Setelah dikupas kulit luarnya, isinya diambil, lalu dikupas lagi kulit arinya, baru bisa dinikmati buahnya.Rasa buah siwalan manis dan rasa dagingnya kenyal seperti kelapa muda.

3 dari 6 halaman

Kopi Kasar

Umumnya, kopi akan disajikan dalam bentuk serbuk halus yang langsung diaduk. Tidak demikian dengan kopi ini. Takaran kopi yang disajikan lebih besar dan menggunakan gilingan kopi yang masih kasar.

Penyajian Kopi Khas Gresik ini terbilang unik. Serbuk kopi yang kasar ditempatkan dalam gelas, lalu dituang air mendidih. Serbuk kopi bertekstur kasar tersebut akan naik hingga menyembul ke permukaan gelas.

Rasanya pahit dan sedikit asam. Justru ini menjadi sensasi menikmati kopi berlumur ampas di sekeliling mulut. Dijamin, mata Anda akan langsung segar.

Kopi kasar tidak bisa langsung dinikmati, melainkan harus mengaduknya terlebih dahulu dan menyisihkan ampas kopinya yang terapung dipermukaan gelas dengan sendok yang disediakan. Bagi anda yang tidak terlalu suka dengan kopi, anda dapat menambah bubuk susu atau bubuk cream diatas kopi.

4 dari 6 halaman

Otak-Otak Bandeng

Bagi mereka yang senang dengan wisata kuliner pastinya tahu, otak-otak bandeng merupakan makanan khas Gresik yang wajib dicicipi selain nasi krawu dan pudak.

Salah satu otak-otak bandeng Gresik yang terkenal adalah buatan bu Muzanah yang berdiri sejak tahun 1969. Menurut Ani, anak bu Muzanah mengatakan bahwa, awalnya hanya terima pesanan yakni jika ada orang yang pesan baru dibuatkan.

Kemudian membuat dan dititipkan ke pedagang yang ada di Siola Surabaya, setelah banyak peminatnya akhirnya menjual hanya otak-otak bandeng di rumah. Karena pembeli semakin banyak kemudian mendirikan toko dan yang dijual pun beraneka ragam tidak hanya otak-otak bandeng. Dalam sehari, otak-otak bandeng bu Muzanah diproduksi sebanyak 150 ekor.

Proses pembuatan otak-otak bandeng memakan waktu kurang lebih tiga jam. Bandeng yang dipilih pun ukurannya sama yaitu dengan berat rata-rata 4 ons dan bandengnya adalah jenis bandeng yang tidak bau tanah. Otak-otak bandeng bisa bertahan sampai dua hari, ini dikarenakan otak-otak tersebut tidak memakai bahan pengawet.

Namun jika dimasukkan ke dalam lemari es bisa bertahan sampai 5 hari sampai satu minggu. Nah bagi anda yang ingin membeli otak-otak bandeng sebagai oleh-oleh, pilihlah otak-otak bandeng yang sudah dingin, sehingga akan lebih awet, jangan memilih yang masih hangat. Otakotak bandeng dibanderol dengan harga Rp.37.500 per ekor.

5 dari 6 halaman

Jubung

Jubung adalah jajanan mirip jenang terbuat dari ketan hitam yang di taburi wejan. Biasanya Jubung ditempatkan dalam Jubung atau selongsong warna putih kecoklatan yang terbuat dari kulit pohon pinang.

Dari proses awal, pembuatan Jubung sendiri memerlukan waktu sedikitnya 24 jam, mulai dari merendam ketan, mengggiling, memasak hingga membungkusnya. Mula-mula, ketan yang sudah di rendam selama 12 jam ini, di giling hingga halus. Saat bersamaan, parutan kelapa di ambil sarinya, kemudian di masak hingga kental.

Kemudian, tepung ketan di masukkan wajan sambil di campur sari kelapa yang sudah masak. Untuk memperoleh rasa yang lebih enak, adonan juga di tambah telur ayam.

Proses memasak adonan ini, adalah proses paling lama. Untuk menghasilkan Jubung terbaik, membutuhkan waktu 6 jam hingga adonan benar-benar kental. Tak heran, jika juru masaknya adalah kaum lelaki, karena adonan jubung harus di aduk terus menerus.

Setelah kental, adonan Jubung di tambah gula pasir secukupnya. Untuk 5 kilo gram ketan, perlu 2 kilo gram guka pasir. Adonan kemudian di bungkus untuk siap di jual.

Ciri khas bungkusan Jubung adalah daun pinang muda yang di lilit mirip gelas mini. Warga setempat, mengenal daun pinang ini dengan nama, ope. Fahri membeli daun pinang muda dari tuban. Bungkus daun pinang akan menambah citra rasa Jubung sebagai camilan tradisional

6 dari 6 halaman

Buah Merah

Buah merah merupakan buah khas Pulau Bawean berbentuk bulat, memiliki bulu halus, dan berwarna merah jika sudah matang atau tua. Buah merah memiliki tekstur daging yang lembut dan bau yang khas.

Secara umum, terdapat dua jenis buah merah yaitu buah merah biasa dan mentega. Yang membedakan keduanya adalah warna dan tekstur daging buah.

Buah merah biasa berwarna merah dan daging yang lembut. Sedangkan buah merah jenis mentega berwarna agak kuning dan tekstur daging yang lebih lembut serta baunya lebih khas. Buah merah dapat dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi jus, brownies, dan jenis kue lainnya.