Sukses

Polres Ponorogo Turun Tangan Imbas Minyak Goreng Langka di Toko Ritel

Liputan6.com, Jakarta Minyak goreng di sejumlah pasar ritel mengalami kelangkaan. Kelangkaan minyak goreng juga terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Salah satunya di Ponorogo Jawa Timur. Dari informasi yang dihimpun, sejumlah toko ritel mulai kekosongan stok minyak goreng yang ditetapkan pemerintah Rp 14 ribu perliter.

Polres Ponorogo mengaku akan turun ke lokasi untuk mengecek kabar adanya minyak goreng langka di sejulah toko ritel.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyo Wibowo mengatakan, kelangkaan minyak goreng harga Rp 14 ribu per liter tak hanya di wilayah kerjanya saja.

Dia mengatakan, tindakan preventif dan preemtif akan menjadi prioritas petugas dalam mengawal informasi kelangkaan minyak goreng di Ponorogo Jawa Timur.

"Iya sebenarnya kelangkaan juga terjadi di kabupaten kota daerah lain," ujar dia dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (25/1/2022).

Dia mengatakan, kelangkaan minyak goreng terkait dengan bahan baku dan produksi pabrik. Catur Cahyo mengatakan, akan mengecek gudang dan pasar yang ada di wilayah Ponorogo.

Langkah tersebut untuk mengantisipasi adanya penimbunan minyak goreng hingga penyalahgunaan distribusi yang sudah ada. Polres Ponorogo, kata dia, tidak segan memproses hukum jika terbukti adanya penimbunan minyak goreng.

Saksikan video pilihan berikut ini

2 dari 2 halaman

Distributor

Pelaku penimbunan, kata dia, bisa dijerat pasa 107 Undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang larangan penimbunan. Dalam aturan tersebut, menyebutkan melarang penyimpanan kebutuhan pokok dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat barang langka.

"Tidak ada kompromi untuk penimbun ya," ujar dia.

Dari informasi yang didapat, stok minyak goreng tersebut tidak tersedia di beberapa toko ritel wilayah Ponorogo. Mulai dari pusat perbelanjaan, hingga minimarket yang ada di wilayah Ponorogo.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N. Mandey mengatakan, kelangkaan minyak goreng di sebagian gerai ritel dipicu oleh kendala pasokan.

"Banyak gerai ritel dipicu kendala pasokan dari distributor sejak akhir pekan lalu. Kami kan tergantung pasokan. Jadi kalau stok ada maka distribusi lancar kalau tidak ada stok tentu sudah jadi rahasia umum," ujar dia.

Bahkan, kata dia, para pengusaha ritel telah mengeluarkan stok di gudang untuk mengakomodasi masyarakat yang akan belanja minyak goreng. Namun, hingga stok di gudang mulai berkurang, tidak ada tambahan pasokan dari distributor.

Dia mengaku tidak mengetahui apa penyebab pasokan minyak goreng langka dan tersendat di tingkat distributor. Padahal, para pengusaha ritel, produsen da dan distributor sepakat dengan mekanisme penggantian selisih harga antar barang yang berada di gurang dan siap distribusi usai ditetapkan kebijakan satu harga pada 19 Januari 2022 lalu.