Sukses

5 Kuliner Banyuwangi Dari Legenda Hingga Langka

Liputan6.com, Jakarta Indonesia tak hanya memiliki kekayaan alam yang menjadi salah satu sumber potensi masyarakat. Ragam warisan kuliner khas daerah menjadi salah satu kekayaan alam warisan leluhur.

Seperti warisan kuliner tradisional khas yang ada di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Kawasan yang dikenal dengan bumi blambangan tersebut menyimpan kekayaan kuliner khas yang belum banyak dikenal.

Ada beragam kuliner khas yang unik dan wajib kamu coba saat berlibur ke Banyuwangi. Kamu bisa menemukan berbagai kuliner Banyuwangi ini di tiap sudut kota.

Bahkan, sejumlah tempat wisata kuliner Banyuwangi juga dikelola dengan baik dan mengundang banyak wisatawan. Liburan ke Banyuwangi tentunya tak lengkap jika tidak mencicipi menu wisata kulinernya.

Banyak dari makanan khas Banyuwangi ini yang bahkan sudah melegenda dan menjadi kebanggaan warga Banyuwangi. Berikut beberapa rekomendasi kuliner khas Banyuwangi dirangkum dari berbagai sumber:

Sego Tempong

Sego Tempong adalah wisata kuliner Banyuwangi yang sangat terkenal. Dalam bahasa Osing, tempong berarti tampar. Dinamai demikian karena rasa pedas dari nasi tempong memberikan sensasi seperti ditampar.

Sego tempong berisi aneka sayuran seperti bayam, kenikir, kol, dan kemangi yang telah direbus. Sayuran kemudian dipadukan bersama nasi dan lauk seperti tahu, tempe, bakwan jagung goreng, dan ikan jambal.

Nasi, sayur, dan lauk ini kemudian disiram dengan sambal kacang yang diberi kencur. Sego tempong yang terkenal di Banyuwangi diantaranya Sego Tempong Mbok Nah di Jalan Letkol Sugiono, Kertosari, Banyuwangi dan Warung Mbok Wah, Jalan Gembrung No. 22, Bakungan, Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Saksikan video pilihan berut ini

2 dari 3 halaman

Pecel Pitik

Pecel Pitik merupakan kuliner khas suku Osing di Banyuwangi. Makanan satu ini dulunya hanya dihidangkan pada acara selametan di desa adat Kemiren. Namun, seiring berjalannya waktu, pecel pitik menjadi kuliner khas yang bisa dinikmati kapan saja. Bahan utama pecel pitik adalah ayam kampung muda yang telah dibumbui dan kemudian dipanggang utuh di perapian.

Satu porsi pecel pitik biasanya terdiri dari nasi putih, suwiran ayam potong, aneka sayuran yang dicampur dengan gula merah dan parutan kelapa muda. Pecel pitik memiliki cita rasa pedas dan gurih dari bumbu dan taburan parutan kelapanya. Pecel pitik yang khas bisa ditemukan di desa adat Kemiren.

Kuliner Olehsari

Lokasi di Dusun Krajan, Olehsari, Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Pasar kuliner ini dibentuk untuk melestarikan kuliner asli suku Osing di Banyuwangi. Wisata kuliner Banyuwangi ini hanya buka pada tiap Sabtu malam.

Di tempat ini kamu dapat menemukan beragam masakan dan jajanan khas Banyuwangi. Makanan ini seperti nasi tempong, nasi cawuk, kesrut ayam atau uyah asem, lodoh kupat, nasi pecel, kucur, ketan kirip, cenil dan kopi. Aneka kuliner khas ini bisa didapat dengan harga yang sangat terjangkau.

3 dari 3 halaman

Sop Kesrut

Sop Kesrut

Sop Kesrut mungkin menjadi salah satu wisata kuliner Banyuwangi yang tidak banyak diketahui orang. Olahan kuah yang lezat dan berpadu dengan balungan atau tulang ayam kampung yang gurih dan empuk tentunya akan sangat lezat di lidah. Sop Kesrut ini bisa kamu temukan di Sop Kesrut Rodiyah yang beralamat di Desa Segobang.

Sego Cawuk

Sego Cawuk memiliki rasa gurih dan manis yang berasal dari kuah pindang. Nasi ini bisa diisi berbagai macam lauk seperti telur pindang, pepes ikan, pepes cumi, pepes telur ikan, kikil, dan dendang manis. Nasi kemudian ditaburi parutan kelapa dan serutan jagung bakar yang dibumbui cabai, bawang merah, bawang putih serta sedikit asam.

Sego Cawuk yang paling terkenal adalah Sego Cawuk Bu Mantih. Warung Sego Cawuk ini berada di dekat Stasiun Rogojampi tepatnya di Jalan Wahid Hasyim, Prejengan, Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.