Sukses

Saran Legislator Jatim kepada Penendang Sesajen di Semeru

Liputan6.com, Jatim - Pelaku penendang sesajen di Gunung Semeru disarankan untuk mengubah mindset atau pola pikirnya dalam menyikapi keberagamana.

Hal itu disampaikan Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim, Laila Qadriyah. Ia berharap pihak berwenang tidak hanya memberikan tindakan tegas terhadap pelaku penendangan sesajen tetapi juga pembinaan.

"Bagaimana pembinaan mental, spirirual dan pola pikir, itu kunci dasarnya," katanya, Selasa (18/1/2022).

Ia menyebut Indonesia adalah negara majemuk, termasuk di Lumajang sendiri. Namun selama ini masyarakat hidup dengan damai tanpa ada tendensius soal keyakinan.

"Hal ini yang harus kita jaga, caranya dengan memulai dari pola pikir terlebih dahulu, ini juga saya sarankan ke penendang sesajen di Semeru" ujarnya.

Politisi asal Lumajang ini mencontohkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), bahwa dari jauh hari Gus Dur sudah mengajarkan bagaimana hidup di Indonesia yang begitu banyak ragam etnis dan badaya ini.

 

Saksikan juga video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Pelaku DItangkap

Seharusnya hal itu harus dipegang erat-erat oleh seluruh masyarakat Indonesia. Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi terkait wawasan kebangsaan.

"Kegiatan ini dilakukan salah satunya untuk demi menghindari tragedi serupa terjadi lagi," kata politisi muda itu.

Sebelumnya, aksi pemuda yang membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang Jawa Timur viral di media sosial.

Kasus ini kemudian diselidiki polisi, pelakunya berinisial HF (31) dan sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Ia diringkus di daerah Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (13/1/2022), sekitar pukul 23.00 WIB.